MODEL KEMITRAAN MULTISTAKEHOLDER DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH/ MADRASAH DAN KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH
Keywords:
Multistakeholder, Mutu Pendidikan, MadrasahAbstract
Seiring dengan perubahan paradigma pembelajaran abad-21 serta perkembangan dunia yang sangat cepat dan tidak menentu, diperlukan pola baru dalam pengelolaan pendidikan dan pembelajaran pada Madrasah. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah/ Madrasah dan Kurikulum Merdeka menjadi sangat strategis dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu, relevansi dan pelayanan Pendidikan. Kemitraan multistakeholder dalam implementasi MBS/M dan Kurikulum Merdeka dilaksanakan berdasarkan prinsip membangun system Pendidikan yang bermutu, Kemitraan multistakeholder, Pengelolaan lingkungan khususnya dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien serta Pemberdayaan Sekolah. Metode Penelitian yang digunakan adalah Research and Development model ADDIE, dengan siklus Analysis lingkungan Internal dan eksternal, Design model MBS/M dan Kurikulum Merdeka bersama lembaga mitra. Development model di Lembaga mitra, Implementasi model dan Evaluasi bersama untuk perbaikan berkelanjutan. Model Kemitraan multistakeholder dengan membangun system Pendidikan melalui MBS/M dan Kurikulum Merdeka menawarkan suatu otonomi kepada Madrasah dalam rangka meningkatkan mutu, efisiensi dan pemerataan pendidikan agar dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat serta menjalin kerja sama antara madrasah, masyarakat dan pemerintah. Melalui model kemitraan multistakeholder, Kepala sekolah, Guru dan Peserta didik mendapatkan peluang untuk melakukan inovasi dan improvisasi di sekolah berkaitan dengan perencanaan, Implementasi, evaluasi dan pengembangan kurikulum, pengembangan perangkat p pembelajaran, menajemen sekolah yang berbasis mutu, dan peningkatan profesional guru secara berkelanjutan.
Kata Kunci; Multistakeholder, MBS, MBKM